Kotawaringin Barat – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat bersama Muslimat NU dan Fatayat NU secara resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) VIII pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Gedung NU Kabupaten Kotawaringin Barat. Konferensi ini mengusung tema “Menyatukan Barisan, Membangun Kemandirian, Bergerak untuk Peradaban.”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh PWNU Kalimantan Tengah beserta Dewan Syuriah dan rombongan NU Kalimantan Tengah, Ibu Bupati Kotawaringin Barat, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, serta jajaran Forkopimda, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua PW Muslimat NU Kalimantan Tengah, Ketua PW Fatayat NU Kalimantan Tengah, seluruh Badan Otonom (Banom) dan Lembaga NU Kabupaten Kotawaringin Barat, staf ahli bupati, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Tahlil, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi, yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Selanjutnya, Ketua Panitia, Bapak Jamal, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa tema Konfercab VIII bermakna merajut kembali dan menyatukan seluruh komponen NU, mulai dari tingkat cabang, kecamatan, hingga ranting, tidak hanya dalam aspek struktur organisasi, tetapi juga penguatan kekuatan kultural Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
Sambutan Pertama disampaikan oleh Syuriah PCNU Kotawaringin Barat (KH. Muhammad Sulaiman Nur Basyaiban, M.Pd), yang menegaskan bahwa Konferensi Cabang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang NU. Forum ini menjadi sarana muhasabah dan evaluasi kinerja organisasi, sekaligus merumuskan serta merencanakan program kerja ke depan agar NU semakin kuat dan berdaya guna bagi umat.
Dalam sambutan Ketua Tanfidziyah PCNU Kotawaringin Barat (Habib Abdurrahman Al-Qadry) menyampaikan rasa syukur atas perjalanan PCNU Kobar yang selama ini berjalan dengan penuh kebersamaan. Ia menegaskan bahwa PCNU Kobar terus melangkah bergandengan tangan, bahu-membahu, dan saling tolong-menolong dalam upaya memajukan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Bupati Kotawaringin Barat (Hj. Nurhidayah, S.H., M.H.), yang mengapresiasi panitia atas terselenggaranya Konferensi Cabang VIII dengan baik dan lancar. Bupati berharap agar seluruh peserta dapat bermusyawarah dengan sungguh-sungguh serta mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang bijak demi membawa organisasi NU ke arah yang lebih maju dan jaya di masa mendatang.
Konferensi Cabang VIII PCNU Kotawaringin Barat secara resmi dibuka oleh Ketua PWNU Kalimantan Tengah (Dr. HM Wahyudie F. Dirun, SP, MM). Acara dilanjutkan dengan penyerahan buku panduan kepada Ibu Bupati Kotawaringin Barat, Ketua PWNU Kalimantan Tengah, Ketua PW Muslimat NU Kalimantan Tengah, dan Ketua PCNU Kotawaringin Barat yang diserahkan oleh Ketua PC Muslimat NU Kotawaringin Barat.
Rangkaian pembukaan Konferensi Cabang VIII PCNU Kotawaringin Barat ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Khatib Syuriah, (KH Abdul Wahid AHA), sebagai penutup yang sarat harapan akan keberkahan dan kelancaran seluruh agenda konferensi.