Pangkalan Bun – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan menumbuhkan semangat kepedulian sosial, LAZISNU Ranting Desa Lada Mandala Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menggelar santunan kepada 30 fakir miskin dan dhuafa pada Minggu (21/09/2025).
Kegiatan yang dirangkai dalam agenda istighosah dan pembacaan maulid Nabi ini menjadi bagian dari program rutin keagamaan sekaligus bentuk nyata distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola LAZISNU secara amanah dan tepat sasaran.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, di antaranya:
Ibu Siti Mukaromah, Anggota DPRD Kobar dari Fraksi PDI Perjuangan
Bapak Kyai Syapawi, Ketua NU Ranting Lada Mandala Jaya
Bapak Arifin, Kepala Desa Lada Mandala Jaya
Nyai Umi Latifah, Manager Sub Area CARE LAZISNU LMJ
Ketua Muslimat NU Ranting LMJ
Para Manajer Sub Area LAZISNU MWC Kecamatan Pangkalan Lada
Yang istimewa, H. Muhammad Ansori, Ketua PC LAZISNU Kabupaten Kobar, turut hadir secara langsung dan menyerahkan bantuan santunan kepada para penerima manfaat.
“Santunan ini adalah amanah umat yang harus disampaikan secara adil dan bertanggung jawab. LAZISNU akan terus menjadi lembaga filantropi yang hadir dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar H. Muhammad Ansori.
Rangkaian acara diawali dengan istighosah bersama dan dilanjutkan dengan pembacaan syair-syair maulid Nabi Muhammad SAW. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Kobar Ibu Siti Mukaromah memberikan apresiasi atas sinergi antara NU, pemerintah desa, dan elemen masyarakat dalam menggerakkan kegiatan sosial dan keagamaan.
Sementara itu, Nyai Umi Latifah, selaku Manager CARE LAZISNU Ranting LMJ, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya menyentuh langsung kebutuhan umat, bukan sekadar mengelola dana umat.
“LAZISNU dikenal bukan hanya sebagai pengumpul dana, tetapi sebagai penggerak kebaikan. Santunan ini adalah bagian dari keberkahan Maulid Nabi dan bukti bahwa NU hadir untuk umat,” jelasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan suasana haru dari para penerima bantuan. Banyak dari mereka mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan. Para tokoh yang hadir pun merasa bangga dengan peran aktif NU dalam membumikan semangat filantropi berbasis keagamaan.
Dengan kolaborasi yang solid antar elemen masyarakat, NU Care-LAZISNU Ranting Lada Mandala Jaya terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda depan dalam membangun masyarakat yang religius, peduli, dan berkeadilan sosial.(GUSTI)