Media NU Kobar- PANGKALAN BUN — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Berdasarkan pemantauan BMKG, kualitas udara di Kobar dalam beberapa periode terakhir berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.
Sebelumnya, kondisi terburuk tercatat di Pangkalan Bun pada 2 September 2026. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 615,3 µg/m³ pada pukul 07.06 WIB, jauh di atas ambang kategori berbahaya sebesar 250,4 µg/m³. BMKG menyebut kondisi asap di Kotawaringin Barat dan sekitarnya saat itu berstatus berbahaya.
Kondisi kabut asap juga masih menjadi perhatian hingga pekan ini. BMKG mencatat wilayah Kobar mengalami kondisi udara kabur, sementara kabut asap di Kobar dilaporkan semakin pekat pada waktu-waktu tertentu.
Situasi tersebut mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya anak-anak, lansia, serta warga yang rentan terhadap gangguan pernapasan. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kualitas udara dan masyarakat dianjurkan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di tengah kepungan asap.
Merespons kondisi tersebut, Sako Ma'arif Nahdlatul Ulama Cabang Kotawaringin Barat bekerja sama dengan Gugus Depan Pramuka SDN 2 Baru Pangkalan Bun menggelar aksi sosial “Bakti Sosial Bagi-Bagi Masker untuk Warga Pangkalan Bun.”
Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai di jalan-jalan utama Pangkalan Bun, terutama bagi masyarakat yang sedang melintas.
Aksi ini menjadi bentuk kepedulian Pramuka dan pelajar terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang memburuk.
“Masker kecil, manfaat besar. Bersama melawan asap, untuk Pangkalan Bun yang lebih sehat.” terang Fathuddin Taher (Ketua Sako Ma'arif Nahdlatul Ulama Kotawaringin Barat), hadir membersamai Baksos H. Kananu, (Pengurus Tanfidziyah PCNU Kotawaringin Barat).
“Masker kecil, manfaat besar. Bersama melawan asap, untuk Pangkalan Bun yang lebih sehat.” terang Fathuddin Taher (Ketua Sako Ma'arif Nahdlatul Ulama Kotawaringin Barat), hadir membersamai Baksos H. Kananu, (Pengurus Tanfidziyah PCNU Kotawaringin Barat).
Kontributor : Bachtiar Editor : Alfiannur